Top
Home » » Wagini Anak Genderuwo di Bukan Empat Mata Video Youtube

Wagini Anak Genderuwo di Bukan Empat Mata Video Youtube

Wagini Anak Genderuwo
Wagini Anak Genderuwo di Bukan Empat Mata (Foto: Youtube)
Anak Genderuwo | Wagini Anak Genderuwo di Bukan Empat Mata | Video | Jika Anda penggemar acara Bukan Empat Mata yang dibawakan oleh mas Tukul di Trans 7, beberapa waktu yang lalu sempat muncul kehebohan saat bintang tamu bernama Wagini yang hadir mengaku sebagai anak genderuwo. Genderuwo adalah makhluk gaib yang dipercaya memiliki tubuh tinggi besar hitam dan dipenuhi bulu. Lalu bagaimana ceritanya genderuwo bisa memiliki anak berwujud manusia?

Buat yang penasaran silahkan tonton video saat Wagini tampil di acara Bukan Empat Mata dibawah ini. 

Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6

Banyak orang tidak percaya dengan kisah Wagini si anak genderuwo. Menurut Eyang Ratih, wanita yang merawat Wagini sejak usianya 13 tahun, Wagini memiliki sikap yang baik walaupun wujud fisiknya agak menakutkan.

Berdasarkan cerita yang beredar, Wagini merupakan anak hubungan manusia dan genderuwo. Di tahun 1980-an, ibu Wagini berhubungan intim dengan genderuwo yang menyamar sebagai suaminya. Sehingga wanita itu hamil dan melahirkan Wagini. Saat lahir, fisik Wagini tidak seperti manusia. Sang suami dikabarkan meninggal tidak lama setelah itu karena depresi. Sementara ibu Wagini tidak diketahui keberadaannya.

Menurut Eyang Ratih, karena Wagini memiliki setengah darah dari alam gaib, dia bisa menyembuhkan orang-orang yang diganggu makhluk halus. Yang unik, Wagini biasanya hanya makan belalang, jangkrik dan singkong. Tetapi saat ini dia sudah mau makan nasi dan roti.

Cerita mistis seperti ini banyak beredar di Indonesia. Guru besar dari Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Wimpie Pangkahila, cerita ini tidak dapat dibenarkan.

"Kalau orang mirip genderuwo iya. Saya kira berita itu tidak benar, itu pembodohan," ujarnya, dilansir Merdeka.com. Menurut Wimpie, fisik Wagini yang berbeda dapat disebabkan karena kurang gizi atau kelainan fisik. "Nah itu lho yang saya kira sangat membodohi masyarakat. Kasihan dia," lanjutnya.

Percaya tidak percaya, bagaimana pendapat Anda?

(vemale)
Share This Article :