Senin Sore, Waktu Berbahaya Bagi Pediet yang Ingin Turun Berat Badan | Lifestyle News Senin Sore, Waktu Berbahaya Bagi Pediet yang Ingin Turun Berat Badan | Lifestyle News

Senin Sore, Waktu Berbahaya Bagi Pediet yang Ingin Turun Berat Badan

Dok. Thinkstock
Istilah 'I don't like Monday' sepertinya tidak hanya ditujukan bagi para pekerja kantoran. Tapi juga mereka yang sedang berusaha diet menurunkan berat badan. Ada apa dengan hari Senin?

Menurut survei terbaru, Senin sore paling 'berbahaya' bagi para pelaku diet karena di waktu inilah godaan untuk makan enak berada di 'puncaknya'. Hampir 48 persen dari 750 orang yang ikut dalam penelitian mengaku selalu ingin makan camilan tidak sehat seperti keripik kentang dan cake antara pukul 7 dan 10 malam di hari Senin. Sementara 29 persen orang mengatakan, diet mereka sering gagal begitu waktu menunjukkan pukul 3 dan 5 sore di hari yang sama. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Senin merupakan hari kerja dimana orang paling mungkin mengonsumsi makanan berlemak dan gula tinggi. Sebagian besar menyantap makanan secara berlebihan di waktu menjelang atau setelah makan malam. 

Dari penelitian tersebut juga terungkap rata-rata orang mengonsumsi dua porsi snack setelah makan. Perilaku makan berlebihan ini ternyata cukup berkaitan dengan lingkungan kantor sebagai faktor penyebabnya. Sebanyak 65 persen responden mengatakan akan lari ke biskuit dan kraker ketika mood mereka sedang buruk di kantor.

"Saya menyebutnya 'jam gemuk' dan bagi para pediet, adalah mimpi buruk. Itu adalah waktu ketika pertahanan Anda terhadap kontrol makanan menjadi sangat lemah dan satu-satunya yang bisa mengontrol hasrat makan mungkin hanya gembok di pantry," ujar Lee Smith dari Forza, brand suplemen makanan yang mengadakan penelitian, seperti dikutip dari Wolipop.

Dalam survei yang sama, responden juga diberi pertanyaan soal kapan jam makan yang membuat mereka makan berlebihan. Sebanyak 65 persen menjawab makan malam, disusul saat acara jamuan malam sebanyak 22 persen, makan siang 16 persen dan sarapan hanya tiga persen.

Para ahli diet mengatakan, faktor utama penyebab orang cenderung ingin makan enak tapi tidak sehat adalah perubahan mood. Faktor kedua adalah melewatkan sarapan. Tidak sarapan di pagi hari akan membuat orang merasa lapar dan lemas sehingga saat siang hari, porsi makan mereka cenderung lebih banyak.

Faktor lainnya adalah makan di meja kerja saat jam kantor. Ada 46 persen responden yang mengaku suka makan siang di meja kerja dan perilaku ini bisa memicu mereka untuk makan lebih banyak nantinya.


(wolipop)